Jumat, 31 Oktober 2014

MACAM-MACAM IKLIM DI INDONESIA

Negara Indonesia merupakan salah satu dari berbagai negara yang ada di dunia yang letaknya di lalui garis katulistiwa, sehingga di Indonesia ini tidak hanya memiliki satu iklim saja seperti hanya memiliki iklim panas saja atau dingin saja. Akan tetapi di Indonesia mempunyai tiga iklim.
Nah pada kali ini khusunya di blog ini akan menyajikan macam-macam iklim yang terdapat di Indonesia diantaranya

1 )     Iklim Musim (Iklim Muson ) 
      Iklim muson ini terjadi karena pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah tiap-tiap setengah tahun sekali. Di Indonesia angin musim juga terdapat tiga macam diantaranya
          a. Angin Musim Barat Daya
               Pada angin musim barat daya ini  angin yang betiup antara bulan Oktober sampai April
               sifatnay basah. Pada bulan-bulan tersebut di Indonesia mengalami musim penghujan.
          b. Angin Musim Timur Laut 
              Angin musim timur laut ini angin yang bertiup antara bulan April sampai Oktober, sifatnya
              kering. Akibat dari musim ini yaitu pada bulan-bulan antara bulan April sampai Oktober
              Indonesia mengalami musim kemarau

2)      Iklim Tropika (Iklim Panas ) 
         Indonesia terletak di sekitar garis katulistiwa. Hal ini mengkibatkan, Indonesia termasuk daerah tropika ( panas ). Keadaan cuaca di Indonesia rata-rata panas sehingga Negara Indonesia beriklim tropis ( panas ). Dan pada iklim tropika ini berakibat banyak hujan yang disebut hujan aik turun.

3)      Iklim Laut 
          Pada hakekatnya Negara Indonesia ini adalah Negara Kepulauan. Yang sebagian besar tanah daratan di Indonesia dikelilingi oleh laut atau samudera. Itulah sebabnya, di Indonesia terdapat iklim laut. Sifat iklim laut ini lembab dan banyak mendatangkan hujan.

Kamis, 30 Oktober 2014

PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH DI INDONESIA

Peninggalan sejarah merupakan salah satu warisan nenek moyang terdahulu kita. Dengan adanya peninggalan-peninggalan tersebut mata itulah bukti dari adanya nenek-nenek moyang bangsa Indonesia. Sementara itu Indonesia merupakan negara yang luas wilayahnya. Dengan demikian, suku bangsa dan budayanya di Indonesia juga beraneka ragam. Termasuk juga peninggalan sejarah bangsa Indonesia banyak sekali. Bangsa Indonesia juga dikenal memiliki budaya yang luhur. Benda-benda peninggalan sejarah nenek moyang di Indonesia bernilai tinggi. Untuk itu, jika pembaca ingin mengetahui peninggalan-peninggalan yang terdapat di Indonesia yang merupakan warisan dari leluhuh bangsa Indonesia maka penulis akan menyajikan di bawah ini secara singkat tentang peninggalan sejarah di Indonesia diantaranya :

1. ARCA
Arca adalah patung, ada yang terbuat dari batu ada juga yang terbuat dari perunggu. Arca Buddha Amarawati di Sulawesi Selatan. Arca Roro Jonggrang di Candi Prambanan. Arca Airlangga di Belahan. Arca Tribhuwana di Candi Arimbi.

2. CANDI
Bangunan kuno yang dibuat dari batu sebagai tempat pemujaan, penyimpanan abu  jenazah raja atau pendeta Hindu dan Buddha pada zaman dulu, disebut candi.  Candi Prambanan di Yogyakarta,  Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah.  Candi Pawon di Magelang, Jawa Tengah. Candi Panataran di Jawa Timur. Candi Muara Takus di Riau. Candi Ijo di Kalimantan Selatan.

3. BENTENG
Benteng merupakan bentuk bangunan yang sengaja dibuat untuk keamanan dan pertahanan pada waktu perang.  Benteng Otanah di Sulawesi untuk melindungi Raja. Benteng Fort de Kock di Sumatra Barat dibangun oleh Belanda.  Benteng Portugis di Jepara, Jawa Tengah.  Benteng Pendem di Cilacap, Jawa Tengah.  Benteng Jagaraga, Bali.  Benteng Duurstede, Saparua, Maluku.  Benteng Sombaupu, Sulawesi Selatan.  Benteng Inong Bale, NAD.

4. GEDUNG
Gedung yang pernah digunakan untuk berlangsungnya peristiwa sejarah, atau tempat tertentu yang bernilai sejarah dijadikan sebagai peninggalan sejarah. Gedung Lawang Sewu di Semarang.  Istana Presiden di Tampak Siring, Bali.  Istana Raja / Keraton, Cirebon, Surakarta, Yogyakarta. Istana Bogor, Jawa Barat.

5. MUSEUM
Gedung, rumah, tempat yang digunakan untuk menyimpan benda-benda peninggalan sejarah disebut Museum. Beberapa di antaranya:  Museum Sudirman di Magelang, Jawa Tengah. Museum Satria Mandala di Jakarta.  Museum Purbakala di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah.  Museum RA Kartini di Jepara, Jawa Tengah.

6. MAKAM
Banyak sekali makam yang dijadikan sumber sejarah dan peninggalan sejarah, antara lain Makam Raja-raja Surakarta dan Yogyakarta di Imogiri, Yogyakarta.  Makam Pangeran Diponegoro di Makassar, Sulawesi Selatan. Makam RA. Kartini di Rembang, Jawa Tengah. Makam Ir. Soekarno Presiden RI Pertama di Blitar, Jawa Timur. Makam Sunan Kalijaga di Demak, Jawa Tengah.

7. MONUMEN
Bangunan yang sengaja dibuat untuk mengenang jasa seseorang tokoh kepada nusa dan bangsa. Bahkan juga untuk memperingati peristiwa bersejarah yang ada di Indonesia. Beberapa monumen di Indonesia, yaitu:  Monumen Nasional (Tugu Monas) di Jakarta.  Monumen Tugu Muda di Semarang.  Monumen Proklamasi di Jakarta. Monumen Palagan Ambarawa di Semarang. Monumen Pers Nasional di Solo, Jawa Tengah.

8. PRASATI
Prasasti adalah tulisan pada batu yang bernilai sejarah. Parasasti yang merupakan peninggalan pada masa kerajaan-kerajaan di Indonesia banyak sekali, misalnya:
Prasasti Ciareteun, Kebon Kopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten dari Kerajaan Tarumanegara. Prasasti tersebut ditulis menggunakan bahasa Sansekerta. Prasasti Kedukan Bukit, Talang Tuo, Telaga Batu, Kota Kapur, Karang Birahi dari Kerajaan Sriwijaya. Prasasti tersebut ditulis menggunakan bahasa Melayu. Prasasti Tuk Mas, Sojomerto, Canggal dari Kerajaan Mataram.

9. TEMPAT IBADAH
Tempat ibadah yang dibangun pada masa lampau dan masih berdiri hingga sekarang, antara lain  Masjid Agung Demak di Demak, Jawa Tengah.  Masjid Menara Kudus di Kudus, Jawa Tengah. Gereja Portugis di Jakarta.  Masjid Baiturrahman di NAD sekarang.

10. SITUS
Situs adalah daerah temuan benda-benda purbakala, seperti fosil binatang purba. Banyak situs di Indonesia yang merupakan peninggalan Hindu dan Buddha, misalnya:  Situs Muara Jambi.  Situs Plawangan. Situs Cilongok.

11. KITAB
Kitab banyak menghiasi peninggalan sejarah. Terutama pada masa Kerajaan Hindu-Buddha.
a. Kitab pada masa Kerajaan Majapahit
-     Sutasoma, kitab ini dikarang oleh Mpu Tantular. Di dalamnya terdapat istilah Bhinneka Tunggal Ika.
-     Negarakertagama, kitab ini dikarang oleh Mpu Prapanca. Istilah Pancasila diambil dari kitab ini.
b. Kitab pada masa Kerajaan Kediri  
-       Arjunawiwaha, kitab ini dikarang oleh Mpu Kanwa. Arjunawiwaha ditulis menggunakan bahasa Kawi. Kitab ini menceritakan kebesaran Raja Erlangga.
-       Serat Bharatayudha, Hariwangsa, dan Smaradhana

Selasa, 28 Oktober 2014

MACAM-MACAM PERJANJIAN BERSEJARAH DI INDONESIA




1. Perjanjian Bongaya (tahun 1966 )
Perjanjian Bongaya ini berisi tentang “ Raja Hasanudin dari Makasar menyerah kepada VOC”

2. Perjanjian Jepara ( Tahun 1676 )
Perjanjia  Jepara ini berisi “ Raja Mataram Sultan Amangkurat II harus menyerahkan pesisir utara tanah Jawa apabila VOC berhasil menindas pemberontakan trunojoyo

3. Perjanjian Gianti ( Tahun 1755 )
Perjanjian Gianti ini berisi “ Kerajaan dibagi menjadi dua bagian, yaitu Surakarta dan Yogyakarta”

4. Perjanjian Salatiga ( Tahun 1757 )
Perjanjian Salatiga ini berisi “ Daerah Surakarta di bagi menjadi dua bagian, yaitu Mnagkunegara dan Kasunanan”

5. Perjanjian Kalijati ( 8 Maret 1942 )
Perjanjian Kalijati berisi “ Belanja menyerah kepada Jepang tanpa syarat “

6. Perjanjian Linggarjati ( 25 Maret 1947 )
Perjanjian Linggarjati ini berisi
- Belanda mengakui kedaulatan Negara Republik Indonesia atas Sumatra, Jawa, dan Madura.
- Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama membentuk negara Indonesia serikat
7. Perjanjian Renville ( 17 Januari 1948 )
Perjanjian Renville ini berisi “Republik Indonesia mengakui daerah-daerah yang di duduki belanda pada agresi I menjadi daerah Belanda 

8. Perjanjian Roem Royen ( 7 Mei 1949 )
Perjanjian Roem Royen ini  berisi :
- Pemerintah Indonesia akan dikembalikan ke Yogyakarta
- Indonesia dan Belanda akan mengadakan perundingan lagi dalam Konfrensi Meja Bundar ( KMB )

9. Perjanjian KMB ( 23 Agustus 1949 )
Pejanjian KMB ini berisi :
- Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat
- Keduduan Irian Jaya ( Irian Barat ) akan diselesaikan setahun setelah pengakuan kedaulatan

10. Perjanjian New York ( 15 Agustus 1962 )
Pejanjin New York ini berisi :
- Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia melaui suatu badan pemerintahan PBB
- Akan ditentukan penentuan pendapat rakyat Irian Barat

11. Perjanjian Bangkok ( 11 Agustus 1966 )
Perjanjian Bangkok ini berisi “ Republik Indonesia menghentikan konfrontasi di Malaisia

Kamis, 23 Oktober 2014

HARI-HARI BESAR DI INDONESIA



Hari merupakan suatu waktu dari urutan jam. Artinya bahwa lamanya waktu dalam satu hari yaitu 24 jam, dan hari-hari ini kemudian akan menjadi minggu, minggu akan menjadi bulan dan bulan akan menjdi tahun. Selanjutanya hari, minggu, bulan, tahun yang berlalu akan menjadi sebuah masa lampau, nah masa lampau itu merupakan sejarah. Dalam hal ini sejarah dari peristiwa-peristiwa penting di Indonesia yang merupakan hari-hari besar di Indonesia akan kami sajikan di bawah ini.

1.     JANUARI
a.    1 Januari      :   Hari Raya Tahun Baru Masehi
b.    3 Januari      :   Hari Ulang Tahun Departemen Agama
c.    5 Januari      :   Hari Ulang Tahun Korps Wanita Angkatan Laut
d.    10 Januari    :   Hari Tritura
e.    15 Januari    :   Hari Peristiwa Laut atau Samudera
f.     25 Januari     :   Hari Gizi
g.    26 Januari    :   Hari Ulang Tahun Maskapai Penerbangan Garuda
h.    31 Januari    :   Hari Lahir Nahdatul Ulama

2.     FEBRUARI
a.    5  Februari    :   Hari Raya Tahun Himpunan Mahasiswa Islam
b.    5  Februari    :   Hari Peristiwa Kapal Tujuh (Zeven Provincien )
c.    9  Februari    :   Hari Raya Tahun Persatuan Wartawan Indonesia
d.    9  Februari    :   Hari Raya Tahun Pasukan Kavareli
e.    13 Februari    :   Hari Farmasi
f.     14  Februari   :   Hari Peringatan Pemberontakan Peta di Blitar
g.    19  Februari  :   Hari Raya Tahun Kohanudnas
h.    22  Februari  :   Hari Raya Tahun Masjid Istiqlal, di Jakarta

3.     MARET
a.    1  Maret         :   Hari Kehakiman Indonesia
b.    1  Maret         :   Peristiwa Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta
c.    6  Maret         :   Hari Raya Tahun Kostrad
d.    9  Maret         :   Hari Wanita Indonesia
e.    10  Maret       :   Hari Raya Tahun Persatuan ARTIS Film Indonesia
f.     11  Maret       :   Hari Surat Perintah 11 Maret ( Supersemar )
g.    18  Maret       :   Hari Arsitektur Indonesia
h.    24  Maret       :   Hari Peringatan “Bandung Lautan Api”

4.     APRIL
a.    6  April           :   Hari Nelayan Indonesia
b.    9  April           :   Hari Penerbangan Indonesia
c.    15  April        :   Hari Zeni TNI Angkatan Darat
d.    16  April        :   Hari Kopasandha ( Komando Pasukan Sandi Yudha )
e.    18  April        :   Hari Peringatan Konfrensi Asia-Afrika di Bandung
f.     19  April        :   Hari Pertahanan Sipil ( Hansip )
g.    21  April        :   Hari Peringatan RA. Kartini
h.    6  April           :   Hari Angkutan Nasional
i.      6  April           :   Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia

5.     MEI
a.    1  Mei             :  Hari Pembebasan Irian Barat
b.    2  Mei            :  Hari Pendidikan Nasional
c.    3  Mei            :  Hari Surya
d.    5  Mei            :  Hari Lembaga Sosial Desa
e.    11  Mei          :  Hari POM ABRI
f.     19  Mei          :  Hari Korps Cacad Veteran Indonesia
g.    20  Mei          :  Hari Kebangkitan Nasional
h.    21  Mei          :  Hari Buku Nasional

6.     JUNI
a.    1  Juni           :   Hari Lahirnya Pancasila
b.    3  Juni           :   Hari Pasa dan Modal Indonesia
c.    17  Juni         :   Hari Peringatan Dermaga Tanjung Priok
d.    21  Juni         :   Hari Krida Pertanian
e.    22  Juni         :   Hari Ulang Tahun Kota Jakarta
f.     24  Juni         :   Hari Bidan Indonesia
g.    26  Juni         :   Hari Ulang Tahun LPKJ
h.    29  Juni         :   Hari Keluarga Berencana Nasiona

7.     JULI
a.    1 Juli             :   Hari Bhayangkara
b.    1 Juli             :   Hari Anak-anak Indonesia
c.    5 Juli             :   Hari Bank Indonesia
d.    9 Juli             :   Hari Peluncuran Satelit Palapa
e.    12 Juli           :   Hari Koperasi Indonesia
f.     17 Juli           :   Hari Integrasi Timor Timur
g.    22 Juli           :   Hari Kejaksaan
h.    23 Juli           :   Hari Ulang Tahun KNPI
i.      29 Juli           :   Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

8.     AGUSTUS
a.    5  Agustus    :   Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Indonesia
b.    10  Agustus  :   Hari Veteran Indonesia
c.    13  Agustus  :   Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan API
d.    14  Agustus  :   Hari Pramuka ( Praja Muda Karana )
e.    17  Agustus  :   Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
f.     18  Agustus  :   Hari Konstitusi Republik Indonesia
g.    19  Agustus  :   Hari Departemen Luar Negri
h.    21  Agustus  :   Hari Maritim Nasional
i.      24  Agustus  :   Hari Ulang Tahun TVRI

9.     SEPTEMBER
a.    1  September           :   Hari Polwan ( Polisi Wanita )
b.    8  September           :   Hari Aksara
c.    8  September           :   Hari Pamong Praja
d.    11  September         :   Hari RRI ( Radio Republik Indonesia )
e.    17  September         :   Hari Perhubungan Nasional
f.     17  September         :   Hari Palang Merah Indonesia
g.    24  September         :   Hari Agraria Nasional ( Hari Tani )
h.    28  September         :   Hari Kereta Api
i.      29  September         :   Hari Sarjana
j.      30  September         :   Hari Berkabung Nasional

10.  OKTOBER
a.    1  Oktober          :  Hari Kesaktian Pancasila
b.    5  Oktober          :  Hari Ulang Tahun ABRI
c.    15  Oktober        :  Hari Hak Azasi Binatang
d.    16  Oktober        :  Hari Parlemen Republik Indonesia
e.    20  Oktober        :  Hari Ulang Tahun Golkar
f.     24  Oktober        :  Hari Dokter Indonesia
g.    27  Oktober        :  Hari Penerbangan Nasional
h.    28  Oktober        :  Hari Sumpah Pemuda
i.      30  Oktober        :  Hari Keuangan

11.  NOVEMBER
a.    1  November            :   Hari Intendans AD ( Angkatan Darat )
b.    3  November            :   Hari Kerohanian
c.    10  November          :   Hari Pahlawan
d.    12  November          :   Hari Kesehatan Nasional
e.    14  November          :   Hari Brigade Mobil ( Brimob )
f.     21  November          :   Hari Pohon
g.    25  November          :   Hari Guru ( PGRI )

12.  DESEMBER
a.    4  Desember              :   Hari Artileri
b.    9  Desember              :   Hari Armada Republik Indonesia
c.    12  Desember            :   Hari Transmigrasi
d.    15  Desember            :   Hari Infantri
e.    19  Desember            :   Hari Trikora
f.     20  Desember            :   Hari Sosial
g.    22  Desember            :   Hari Ibu
h.  22  Desember             :   Hari Korps Wanita Angkatan Darat ( Kowad )